Backbox Linux



Baruada.com – Kali ini kita akan bercerita tentang BackBox Linux di mana distribusi Linux ini masik berbasis Ubuntu yang dikembangkan untuk uji coba penetrasi dan penilaian terhadap keamanan dengan menyediakan tool penganalisa sistem yang lengkap dan yang umum digunakan sebagai “ethical hacking tools”. Di mana tujuan utama dari BackBox adalah untuk menyediakan sistem alternatif yang mudah untuk dikustomisasi dan berkinerja tinggi denggan kelebihan yang terletak pada repositori Launchpad yang selalu diperbarui dan ditingkatkan ke versi stabil, terutama untuk paket-paket software “ethical hacking tools” yang banyak digunakan, Proyek BackBox Linux ini lahir di Italia pada tahun 2010 yang di awali oleh mahasiswa informatika Raffaele Forte dan antusias keamanan pada University of Calabria.
      Di sini Aris hanya inggin berbagi pengalaman saja kenapa Aris bermigrasi ke backbox. Sedikit cerita dari Aris, beberapa bulan kebelakang di mana waktu itu Aris Masih menggunakan Ubuntu yang katanya os linux termudah dalam penggunaannya tetapi setelah Aris masuk ke perkuliah di Teknik Informatika di salah satu kampus swasta yang basisnya mengunakan Linux  Aris pernah mendengar tantang kali linux yang merupak salah satu distribusi Linux yang populer di kalangan ahli jaringan. ketika itu Aris pun memutuskan untuk mencoba menggunakanya tetapi saat proses instalasi timbul masalah yang cukup banyak. yang pertama saat instalasi selesai tidak bisa masuk ke desktop di mana Aris tidak dapat menginstal linux Bootloader di karenakan booloader tidak dapat di pasang melalui flashdisk tetapi harus melalui DVD Rom Ini termasuk boros  di mana kita harus membeli DVD yang hanya bisa di isi sekali saja. kedua saat upgrade distribusi terjadi error kembali sampai harus install ulang kembali. Tapi bukan maksudnya Aris seperti itu. Setiap distribusi Linux pasti punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. Intinya tergantung selera, spek hardware masing-masing. Dan sampai saat ini masih setia menggunakan Backbox Linux, dan juga  belum menemukan masalah seperti kemarin. Untuk yang ingin mencoba Backbox linux Klik Disini dan kalian bisa untuk mencobanya di virtualbox, live usb, atau live cd sebagai pertimbangan kalian.

Inilah sekilas  tentang kekurangan dan kelebihan Backbox Linux menurut Aris, mungkin kalian bisa menambahkan di kolom komentar untuk saran dan komentarnya di bawah.

Kelebihan
  • Backbox Linux menggunakan Desktop Environtment  xfce yakni Desktop Environtmentlebih yang termasuk paling ringan dari pada desktop environtment yang lainnya seperti gnome, mate, dan unity yang banya menyita ram dan membutukan vga berkemampuan besar. Untuk yang belum mengenal  desktop environtment mungkin kalian bisa mencari informasinya di Google
  • Penggunaan ram cukup sedikit di mana dapat di gunaka di Netbook yang notabasenya memiliki spec terbatas
  • Bug dalam relatif sedikit di karena Repositori Launchpad yang selalu diperbarui
  • Adanya tools anonymous yang terinstall dalam os. tujuannya untuk meminimalisir pencatatan ip/mac address asli saat penetrasi di lakukan
  • Terdapat tools penetrasi testing yang terinstall secara bawaan
  • System operasi ini open source. siapa saja berhak untuk merubah, mengembangkan, bahkan di perbolehkan untuk remastering os ini.
  • System operasi ini adalah turunan dari ubuntu/debian yang di kenal akan dukungan dari komonitas yang banyak. Jadi segala sesuatu tentang debian dan ubuntu bisa kita terapkan di backbox. Jangan khawatir kalo cari tutorial di google tentang backbox itu tidak ada.
  • Sangat susah untuk terinfeksi virus. Mungkin kebanyakan orang masik mengunak os windows yang sangat banyak dan rentan terhadap keberadaan virus tapi di Backbox linux virus tidak terlalau bayak virus dan seganas di os windows 
Kekurangan
  • Hak akses user terhadap desktop selalu full. Setiap user yang mau install, buka, dan edit aplikasi desktop harus di haruskan mempuyai hak akses  terhadap root terlebih dahulu. Hal ini seperti halnya ubuntu pada umumnya. Namu kekurangan seperti ini merupakan juga dari kelebihan Backbox. Kadang pengguna linux yang awam suka mengetik sembarang perintah yang dapat merusak system operasi.
  • Tidak cocok untuk komputer gaming.
  • Tipe desktop yang kurang menarik. Walaupun desktop ini terbilang sangat ringan,tapi sangat cocok yang pertama kali bermigrasi dari windows karena tidak terlalu berbedah jauh

Posting Komentar

0 Komentar